Minggu, 26 Juli 2009

Houshin Engi


Banyak pembaca muda zaman sekarang yang mungkin tak tertarik pada epos-epos super panjang yang ditulis di zaman dahulu kala. Tetapi bagaimana jika epos-epos itu diberi sentuhan modern dan diramu ulang? Hasilnya adalah : megahit!

Houshin Engi garapan Fujisaki Ryu [yang lazim disebut FujiRyu saja] dibuat berdasarkan novel yang ditulis Ano Tsutomu. Ano-sensei sendiri menulis novelnya berdasarkan cerita kuno Cina, Feng Shen Yan Yi, yang kemungkinan besar disusun lebih dari satu orang di zaman dinasti Ming. Houshin Engi diserialkan dalam Weekly Shounen JUMP dan diterbitkan dalam bentuk tankoubon sebanyak 23 volume.

Soal merombak cerita, FujiRyu memang gila-gilaan. Jangan heran kalau disana-sini nongol peralatan dan istilah modern, serta plesetan dari seri-seri lain [antara lain NG Evangelion, Saint Seiya, Makibao]. Hasilnya adalah Houshin Engi yang kocak dan segar, namun tetap sarat dengan muatan yang serius dan menyentuh. Ada ratusan karakter yang muncul sepanjang serial tersebut, dan kita harus acung jempol bagi FujiRyu yang mengerjakan desain karakter dan kostum yang khas bagi setiap individu.

Kita patut senang karena Elex menerbitkan versi terjemahan Houshin Engi dalam format aslinya [membacanya dari kanan ke kiri]. Sayang, nama tokoh dan tempat banyak yang diganti menjadi nama Cina, entah dengan alasan apa. Mungkin dengan pertimbangan Houshin Engi versi Cina-lah yang lebih kenal di Indonesia.



Warriors can become close friends
only when they see into each other's hearts.
[Taira Shigesuke]



Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 comments: on "Houshin Engi"

Posting Komentar